Kamis, 25 November 2010
Rabu, 17 November 2010
Luangkan waktu 45 detik untuk membaca kisah ini
Ada seorng cewek memberikan tantangan kepada cwonya untuk hidup tanpa drinya, untuk tidak ada komunikasi sama sekali antara mereka selama sehari..Dia berkata pada cwonya, kalo kmu bisa melewati itu, aku akan mencintai kmu selama nya.. Si cwonya pun setuju,, dia tidak sms/telpon cwenya seharian..
Tanpa dia ketahui bahwa cwenya hanya memiliki 24 jam untuk hidup, karena dia terkena kanker..
K'esookan harinya cwonya prg krmh cwenya. Air matanya pun tiba2 menetes melihat cwenya sudah terbaring dengan surat di tangannya yang tertulis "Kamu Berhasil Sayang, bisakah kamu lakukan itu stiap hari??I LOVE YOU.."
Don't Ever lost contact with someone you care, you'll never know what's gonna happen the next day, or the day after that..
Even a single "hi" or a "good morning" Before you know that someone is no longer there....
sumber:
Tanpa dia ketahui bahwa cwenya hanya memiliki 24 jam untuk hidup, karena dia terkena kanker..
K'esookan harinya cwonya prg krmh cwenya. Air matanya pun tiba2 menetes melihat cwenya sudah terbaring dengan surat di tangannya yang tertulis "Kamu Berhasil Sayang, bisakah kamu lakukan itu stiap hari??I LOVE YOU.."
Don't Ever lost contact with someone you care, you'll never know what's gonna happen the next day, or the day after that..
Even a single "hi" or a "good morning" Before you know that someone is no longer there....
sumber:
oleh Viwawa Lopers المرأة المسلمة pada 17 November 2010 jam 22:58
Rabu, 10 November 2010
TERTAWA SEJENAK
NAPI EDAN
Seorang pencopet tertangkap basah oleh polisi. Ia segera dibawa ke kantor polisi dengan mobil patroli.
Polisi:"Dari tadi, kamu kulihat terus tersenyum. Memangnya seneng ya ditangkap?"
pencopet: "Bukan, Pak. Saya senang karena impian saya akhirnya tercapai."
Polisi:"Impian apa, hah?"
Pencopet:" Seumur hidup, baru kali ini saya bisa naik mobil polisi!"
GROGI DEKAT ORANG PANDAI
Teman kerja saya adalah seorang ahli komputer yang sedang merancang beberapa software untuk salah satu pelanggan terbesar kantor kami. Dia meminta bantuan saya untuk mengoperasikan software itu.
Awalnya, sebagian besar dari pekerjaan tersebut dia yang menangani dan menjelaskan kepada wakil klien kami tentang cara pemakaiannya, tapi untuk proses akhirnya, saya yang diminta untuk melanjutkan.
Saya lantas menunjukkan kepada klien kamitersebut tentang bagaimana mengubah data-data dengan menggunakan software baru dari kantor kami. klien kami tersenyum gembira dan berkata,"Jujur saja, saya lebih senangmendengarkan penjelasan anda daripada penjelasan teman Anda tadi."
Saya terkejut tapi juga bangga mendengar perkataan klien kami tersebut. tapi dengan rendah hati saya berkata,"Ahh! Anda terlalu memuji . . . teman saya itu lebih berpengalaman dan lebih pintar dari saya lho!"
"Ya, saya tahu! Oleh karena itulah saya lebih nyaman mendengar penjelasan anda, soalnya saya justru grogi kalau dekat-dekat dengan orang pandai!"
Seorang pencopet tertangkap basah oleh polisi. Ia segera dibawa ke kantor polisi dengan mobil patroli.
Polisi:"Dari tadi, kamu kulihat terus tersenyum. Memangnya seneng ya ditangkap?"
pencopet: "Bukan, Pak. Saya senang karena impian saya akhirnya tercapai."
Polisi:"Impian apa, hah?"
Pencopet:" Seumur hidup, baru kali ini saya bisa naik mobil polisi!"
GROGI DEKAT ORANG PANDAI
Teman kerja saya adalah seorang ahli komputer yang sedang merancang beberapa software untuk salah satu pelanggan terbesar kantor kami. Dia meminta bantuan saya untuk mengoperasikan software itu.
Awalnya, sebagian besar dari pekerjaan tersebut dia yang menangani dan menjelaskan kepada wakil klien kami tentang cara pemakaiannya, tapi untuk proses akhirnya, saya yang diminta untuk melanjutkan.
Saya lantas menunjukkan kepada klien kamitersebut tentang bagaimana mengubah data-data dengan menggunakan software baru dari kantor kami. klien kami tersenyum gembira dan berkata,"Jujur saja, saya lebih senangmendengarkan penjelasan anda daripada penjelasan teman Anda tadi."
Saya terkejut tapi juga bangga mendengar perkataan klien kami tersebut. tapi dengan rendah hati saya berkata,"Ahh! Anda terlalu memuji . . . teman saya itu lebih berpengalaman dan lebih pintar dari saya lho!"
"Ya, saya tahu! Oleh karena itulah saya lebih nyaman mendengar penjelasan anda, soalnya saya justru grogi kalau dekat-dekat dengan orang pandai!"
Jumat, 05 November 2010
Warisan Rasulullah SAW ( Sukses Dunia & Akhirat)
Dalam surat Al-Ahzab (33) dinyatakan bahwa: Sungguh, telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan kedatangan hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.
Tulisan kali ini menyadarkanku akan kehidupan yang saya jalani hingga saat ini. Betapa kurangnya saya sebagai manusia. Saya benar-benar setuju dengan para ahli yang berkata bahwa semakin banyak kita belajar, kita akan semakin sadar akan kebodohan kita. Saya g bilang kalaw saya banyak belajar lho ya. ehehehehe.
Kembali ke topik kita kali ini, yaitu tentang warisan Rasulullah SAW yang insya Allah akan mengantarkan kita untuk mencapai sukses DUNIA & AKHIRAT. setidaknya beliau meninggalkan delapan warisan yang mutlak harus kita miliki. Diantaranya:
adapun masing-masing uraian warisan tersebut:
Sebelum diuraikan lebih lanjut, ada gunanya kita renungkan sejenak pertanyaan-pertanyaan simpel berikut ini:
Sebenarnya apa yang anda inginkan?Mengapa Anda mengnginkan hal tersebut? Apakah jika tercapai akan bermanfaat bagi Anda? jika semua tercapai akankah memberikan kebahagiaan?
Mengapa niat harus selallu ada dan jelas? Niat merupakan hal awal dan modal terpenting dalam setiap kegiatan. Niatlah yang akan menjadikan perbuatan itu bermakna atau tidak, bernilai ibadah atau tidak. Dan dengan niat inlah kita bisa bertindak dengan lebih konsisten dan terarah.
Ada sebuah kisah dari seorang pujangga sufi yang bernama Sa'di dalam salah satu karyanya berjudul Gulistan yang dapat memberikan gambaran mengenai pentingnya Niat:
(Ada seorang Raja yang ingin membunuh tawanannya. Mengetahui akan hal itu, konon si tawanan mengucapkan sumpah serapah dalam bahasa daerahnya yang tentu tudak dimengerti oleh dang raja.
"Apa katanya?" tanya sang raja kepada menterinya. Salah seorang menteri yang berhati emas menjawab,"Baginda, dia mengatakan bahwa Tuhan telah berfirman,'orang yang menahan amarahnya dan memaafkan manusia maka surgalah tempatnya.'
Rupanya hati sang raja tersentuh dan membatalkan niatnya untuk membunuh sang tawanan. Menteri yang lain berkata,'Baginda, sebenarnya yang dikatakan tawanan itu bukanlah demikian. sebaliknya ia telah mencaci maki terhadap baginda.'
Mendengar perkataan ini raja menjadi gusar dan berkata kepadanya,'kebohongan yang dia ucapkan lebih bisa diterima ketimbang kebenaran yang kamu ucapkan. Hal itu karena dia mengucapkannya dengaan maksud baik, sedangkan engkau mengucapkannya dengan niat buruk".)
Kisah ini memberikan penjelasan kepada kita bahwa walaupun perbuatan baik, tetapi jika dilakukan dengan niat yang buruk, hasilnya akan menjadi jelek. Begitu juga sebaliknya, perbuatan yang buruk, tetapi jika dilakukan dengan niat yang baik dapat menghasilkan sesuatu yang baik. terlebih jika kita melakukan sesuatu yang baik dengan niat yang baik. Subhanallah.
Muhammad SAW telah menyampaikan dua kalimat yang sangat dalam maknanya, yaitu sesungguhnya amal bergantung pada niat seseorang. Dalam kata pertama, beliau menjelaskan bahwa amal tidak ada artinya tanpa niat. Adapun dalam kata kedua, beliau menjelaskan bahwa orang yang melakukan suatu amal, tidak akan memperoleh apapun kecuali menurut niatnya.
Orang yang tidak niat, seperti seseorang yang tidak makan seharian karena memang tidak ada makanan atau karena ia akan dioperasi, dalam dua kondisi ini, ia tidak disebut orang yang melakukan ibadah puasa.
Dengan niat kita bisa membedakan mana yang hanya sebatas angan-angan dan mana yang menjadi target atau keinginan. jadi, berniatlah sebaik mungkin. tatkala kita hanya mengangankan sesuatu, misalnya saat hari panas, dan kita ingat minum es buah, tetapi tidak diikuti dengan itndakan maka itulah angan-angan. Berbeda jika pada saat terpikir kemudian diikuti dengan memikirkan cara dan usaha mendapatkan es tersebut, kita telah benar-benar 'berniat'.
Besarnya pengaru niat dapat menjadikan hal-hal yang mubah dan kebiasaan, dapat bernilai ibadah. Dapat kita ambil contoh yaitu, makan minum dan berpakaian. Jika dikerjakan dengan niat untuk ketaatan kepada Allah dan melaksankann kewajibannya-Nya, pekerjaan itu akan menjadi ibadah yang diganjar. Orang yang mencari nafkah untuk menjaga dirinya agar tidak meminta-minta kepada orang lain, membiayai dirinya dan keluarganya, akan diganjar atas niatnya. Seperti hadis Sa'ad bin Abi Waqqash bahwa Nabi SAW bersabda,"Sesungguhnya jika engkau manafkahkan hartamu yang dengannya engkau mengharapkan wajah Alla, engkau akan diberi pahala lantaran nafkahmu, bahkan apa yang engkau suapkan ke mulut istrimu." (HR Bukhari)
Tulisan kali ini menyadarkanku akan kehidupan yang saya jalani hingga saat ini. Betapa kurangnya saya sebagai manusia. Saya benar-benar setuju dengan para ahli yang berkata bahwa semakin banyak kita belajar, kita akan semakin sadar akan kebodohan kita. Saya g bilang kalaw saya banyak belajar lho ya. ehehehehe.
Kembali ke topik kita kali ini, yaitu tentang warisan Rasulullah SAW yang insya Allah akan mengantarkan kita untuk mencapai sukses DUNIA & AKHIRAT. setidaknya beliau meninggalkan delapan warisan yang mutlak harus kita miliki. Diantaranya:
- Niat
- Doa
- Ikhtiar
- Syukur
- Sabar
- Sedekah
- Silaturahmi
- Ikhlas
adapun masing-masing uraian warisan tersebut:
- Niat
Sebelum diuraikan lebih lanjut, ada gunanya kita renungkan sejenak pertanyaan-pertanyaan simpel berikut ini:
Sebenarnya apa yang anda inginkan?Mengapa Anda mengnginkan hal tersebut? Apakah jika tercapai akan bermanfaat bagi Anda? jika semua tercapai akankah memberikan kebahagiaan?
Mengapa niat harus selallu ada dan jelas? Niat merupakan hal awal dan modal terpenting dalam setiap kegiatan. Niatlah yang akan menjadikan perbuatan itu bermakna atau tidak, bernilai ibadah atau tidak. Dan dengan niat inlah kita bisa bertindak dengan lebih konsisten dan terarah.
Ada sebuah kisah dari seorang pujangga sufi yang bernama Sa'di dalam salah satu karyanya berjudul Gulistan yang dapat memberikan gambaran mengenai pentingnya Niat:
(Ada seorang Raja yang ingin membunuh tawanannya. Mengetahui akan hal itu, konon si tawanan mengucapkan sumpah serapah dalam bahasa daerahnya yang tentu tudak dimengerti oleh dang raja.
"Apa katanya?" tanya sang raja kepada menterinya. Salah seorang menteri yang berhati emas menjawab,"Baginda, dia mengatakan bahwa Tuhan telah berfirman,'orang yang menahan amarahnya dan memaafkan manusia maka surgalah tempatnya.'
Rupanya hati sang raja tersentuh dan membatalkan niatnya untuk membunuh sang tawanan. Menteri yang lain berkata,'Baginda, sebenarnya yang dikatakan tawanan itu bukanlah demikian. sebaliknya ia telah mencaci maki terhadap baginda.'
Mendengar perkataan ini raja menjadi gusar dan berkata kepadanya,'kebohongan yang dia ucapkan lebih bisa diterima ketimbang kebenaran yang kamu ucapkan. Hal itu karena dia mengucapkannya dengaan maksud baik, sedangkan engkau mengucapkannya dengan niat buruk".)
Kisah ini memberikan penjelasan kepada kita bahwa walaupun perbuatan baik, tetapi jika dilakukan dengan niat yang buruk, hasilnya akan menjadi jelek. Begitu juga sebaliknya, perbuatan yang buruk, tetapi jika dilakukan dengan niat yang baik dapat menghasilkan sesuatu yang baik. terlebih jika kita melakukan sesuatu yang baik dengan niat yang baik. Subhanallah.
Muhammad SAW telah menyampaikan dua kalimat yang sangat dalam maknanya, yaitu sesungguhnya amal bergantung pada niat seseorang. Dalam kata pertama, beliau menjelaskan bahwa amal tidak ada artinya tanpa niat. Adapun dalam kata kedua, beliau menjelaskan bahwa orang yang melakukan suatu amal, tidak akan memperoleh apapun kecuali menurut niatnya.
Orang yang tidak niat, seperti seseorang yang tidak makan seharian karena memang tidak ada makanan atau karena ia akan dioperasi, dalam dua kondisi ini, ia tidak disebut orang yang melakukan ibadah puasa.
Dengan niat kita bisa membedakan mana yang hanya sebatas angan-angan dan mana yang menjadi target atau keinginan. jadi, berniatlah sebaik mungkin. tatkala kita hanya mengangankan sesuatu, misalnya saat hari panas, dan kita ingat minum es buah, tetapi tidak diikuti dengan itndakan maka itulah angan-angan. Berbeda jika pada saat terpikir kemudian diikuti dengan memikirkan cara dan usaha mendapatkan es tersebut, kita telah benar-benar 'berniat'.
Besarnya pengaru niat dapat menjadikan hal-hal yang mubah dan kebiasaan, dapat bernilai ibadah. Dapat kita ambil contoh yaitu, makan minum dan berpakaian. Jika dikerjakan dengan niat untuk ketaatan kepada Allah dan melaksankann kewajibannya-Nya, pekerjaan itu akan menjadi ibadah yang diganjar. Orang yang mencari nafkah untuk menjaga dirinya agar tidak meminta-minta kepada orang lain, membiayai dirinya dan keluarganya, akan diganjar atas niatnya. Seperti hadis Sa'ad bin Abi Waqqash bahwa Nabi SAW bersabda,"Sesungguhnya jika engkau manafkahkan hartamu yang dengannya engkau mengharapkan wajah Alla, engkau akan diberi pahala lantaran nafkahmu, bahkan apa yang engkau suapkan ke mulut istrimu." (HR Bukhari)
Kamis, 04 November 2010
Al-an'am 159-161
kunci keberhasilan Rasulullah SAW sangatlah simpel saudaraq. yakni hari esok lebih baik dari hari kemarin.
dengan kemajuan ilmi pengetahuan dan teknologi, hatiku terpanggil untuk berbagi ilmu kepada teman2 semua.
Sangat disayangkan program televisi Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. hanya beberapa program saja yang menurut hemat saya layak untuk ditonton.
Rangkuman makna Surat Alan'am 159-161:
- Islam adalah agama yang sempurna, sepaanjang zaman karena islam tidak mengubah substansi. bisa diambil contoh: sejak dahulu dikenal dengan apa yang dinamakan makan. dan itu tentu kita kenal hingga saat ini, hanya saja cara masaknya yang berbeda.
- Suatu kebajikan akan dibalas 10x kebajikan bahkan bisa lebih
- Suatu keburukan dibalas sesuai keburukan bahkan bisa dimaafkan
- jangan menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk bertengkar. jika demikian, maka bukanlah prinsip islam
- Allah tidak bertanya 7 +3 = berapa, karena hanya ada satu jawaban. akan tetapi Allah bertanya 10 + berapa + berapa. so, bagaimanapun cara anda yang penting menuju sepuluh (Allah)
Tulisan ini merujuk dari ceramah Quraish Shihab pada salah satu acara program Televisi Swasta indonesia.
Rabu, 03 November 2010
Al-Qur'an Sebagai Petunjuk
Al-Qur'an adalah petunjuk yang tidak mengenal waktu dan tidak memaksakan seseorang menerima petunjuknya.
Yang diperlukan untuk memperoleh petunjuk Allah SWT adalah keinginan jika kita datang 1 langkah kepada-nya, maka Allah akan datang 2 langkah kepada kita. dan begitu seteresnya.
Dalam surat Al-an'am tersirat makna bahwa kita harus mempelajari Al-qur'an, karena di hari kemudian tidak ada dalih bahwasanya kita tidak tahu.
Yang diperlukan untuk memperoleh petunjuk Allah SWT adalah keinginan jika kita datang 1 langkah kepada-nya, maka Allah akan datang 2 langkah kepada kita. dan begitu seteresnya.
Dalam surat Al-an'am tersirat makna bahwa kita harus mempelajari Al-qur'an, karena di hari kemudian tidak ada dalih bahwasanya kita tidak tahu.
Langganan:
Komentar (Atom)